Satelit Indosat Pensiun, Digantikan oleh Telkom

Posisi satelit Palapa D kepunyaan Indosat yang sudah berakhir masa operasinya hendak digantikan letaknya oleh satelit Telkom.

Perihal ini bersumber pada keputusan Departemen Komunikasi serta Informatika melaksanakan proses penilaian terhadap calon pengguna baru filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT.

Satelit kepunyaan Telkom itu hendak menempati slot orbit 113 BT yang tadinya dihuni oleh Palapa D Indosat sampai 2020.

” Departemen Kominfo menetapkan PT Telkom Satelit Indonesia bagaikan pengguna baru filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT. PT Telkom Satelit Indonesia ialah anak industri PT Telekomunikasi Indonesia yang menanggulangi urusan satelit,” demikian tertulis dalam penjelasan formal, Selasa( 5/ 1) Berita Teknologi Terbaru .

Dikala ini PT Telkom Satelit Indonesia lagi mengoperasikan satelit Merah Putih di slot orbit 108 BT, satelit Telkom 3S di slot orbit 118 BT, serta satelit Telkom 2 di slot orbit 157 BT.

” Keberhasilan ini merupakan perihal yang strategis untuk pengembangan bisnis satelit Telkomsat nantinya dalam menguatkan penyediaan infrastruktur satelit TelkomGroup,” jelas Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah dalam penjelasan formal, Rabu( 6/ 1).

TelkomGroup lewat anak industri Telkomsat sudah merancang buat menempatkan satelit dengan teknologi High Throughput Satellite( HTS), mencakup pita frekuensi C band serta Ku band saat sebelum 31 Desember 2024.

Tadinya, posisi 113 BT hendak diisi oleh Satelit Nusantara 2. Tetapi, Satelit Nusantara 2 yang diterbangkan pada bulan April 2020 hadapi kandas luncur Kunci Jawaban Brain Out .

Akibat kegagalan peluncuran itu, slot orbit 113 BT terancam dihapus oleh International Telecommunication Union( ITU). Penghapusan dicoba bila Indonesia tidak bisa menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batasan waktu yang diresmikan.

Oleh sebab itu, Kominfo mengajukan permohonan perpanjangan masa laku filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT.

Radio Regulations BoardITU menerima permohonan itu serta membagikan perpanjangan waktu sampai 31 Desember 2024 buat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT.

Baca Juga : Pembuatan Video

” Departemen Kominfo berikutnya hendak melaksanakan pemantauan serta pengawalan terhadap proses pengadaan satelit yang hendak dicoba oleh PT Telkom Satelit Indonesia supaya satelit bisa ditempatkan di slot orbit 113 BT saat sebelum 31 Desember 2024 cocok dengan batasan waktu yang diresmikan oleh ITU.”

Penyediaan satelit sendiri dicoba buat mendukung akses telekomunikasi spesialnya di wilayah 3T( terdepan, terpencil, tertinggal) hendak sangat susah bila cuma memakai jaringan telekomunikasi terestrial saja, sehingga dibutuhkan jaringan satelit supaya akses telekomunikasi lebih menyeluruh untuk segala warga Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *